
Awalnya PlayStation Itu Proyek Nintendo, Kenapa Akhirnya Sony yang Rilis Sendiri?
Sebelum menjadi konsol game terlaris sepanjang masa, PlayStation ternyata lahir dari proyek kolaborasi antara Sony dan Nintendo. Kisah sejarah PlayStation ini dimulai pada akhir 1980-an, ketika Nintendo menggandeng Sony untuk mengembangkan add-on CD-ROM bernama Super NES CD-ROM, yang lebih dikenal dengan nama Nintendo PlayStation. Tujuannya sederhana: memperluas kemampuan SNES dengan media penyimpanan CD yang jauh lebih besar dibanding kartrid.
Sony pun serius menggarap proyek ini. Sekitar 200 hingga 300 unit prototipe Nintendo PlayStation berhasil diproduksi, lengkap dengan port cartridge SNES di bagian atas dan slot CD di bagian bawah. Pengembangan software untuk konsol hybrid ini juga sudah berjalan ketika masalah besar muncul di balik layar.
Akar masalahnya ada pada isi kontrak. Nintendo baru menyadari bahwa perjanjian yang mereka teken memberi Sony kendali penuh atas format Super Disc, termasuk hak lisensi software berbasis CD dan seluruh keuntungan dari penjualan musik maupun film di platform tersebut. Nintendo merasa hal ini mengancam dominasi mereka sendiri di industri game.
Puncaknya terjadi di ajang CES pada 1 Juni 1991. Sony resmi mengumumkan kerja sama Nintendo PlayStation di depan publik. Namun keesokan paginya, Nintendo balik mengumumkan bahwa mereka justru menggandeng Philips untuk proyek CD-ROM SNES, meninggalkan Sony begitu saja tanpa pemberitahuan. Momen ini dikenang banyak jurnalis sebagai salah satu pengkhianatan terbesar dalam sejarah industri game.
Presiden Sony saat itu, Norio Ohga, sempat mempertimbangkan opsi menuntut Nintendo. Namun di titik inilah insinyur Sony bernama Ken Kutaragi tampil meyakinkan petinggi perusahaan untuk banting setir total: mengembangkan konsol sendiri dengan fokus pada grafis 3D, bukan sekadar add-on CD untuk SNES. Sony resmi memutus semua hubungan dengan Nintendo pada Mei 1992.
Hasil dari pengkhianatan itu justru melahirkan salah satu konsol paling revolusioner sepanjang masa. Sony PlayStation resmi dirilis pada 3 Desember 1994, dan sukses besar mengalahkan Nintendo 64 dalam persaingan pasar konsol generasi kelima. Tanpa drama kontrak dan momen CES 1991 itu, mungkin sejarah dunia game hari ini akan terlihat sangat berbeda.
Kisah sejarah PlayStation ini membuktikan bahwa kegagalan sebuah kerja sama justru bisa menjadi awal dari kesuksesan besar. Buat kamu yang penasaran ingin bernostalgia memainkan game-game klasik generasi PlayStation pertama sampai konsol terbaru, kamu tidak perlu repot membeli konsolnya sendiri. Cukup mampir ke NaizPlay, rental PS dan gaming center yang menyediakan berbagai pilihan konsol dari generasi lawas sampai kekinian dengan harga terjangkau, supaya kamu bisa bernostalgia sepuasnya tanpa harus memikirkan budget membeli konsol baru.
Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/Super_NES_CD-ROM
https://www.howtogeek.com/love-your-ps5-youve-got-nintendo-to-thank-for-that/
https://www.xda-developers.com/inside-the-rare-nintendo-playstation-prototype/

