Blog/Komunitas/PS2 Sempat Dilarang Ekspor ke Beberapa Negara, Ini Alasan Mengejutkannya!
PS2 Sempat Dilarang Ekspor ke Beberapa Negara, Ini Alasan Mengejutkannya!
Komunitas14 Juli 2026โ€ข9 views

PS2 Sempat Dilarang Ekspor ke Beberapa Negara, Ini Alasan Mengejutkannya!

Tahun 2000 jadi momen bersejarah buat Sony. PlayStation 2 resmi meluncur dan langsung bikin heboh karena spesifikasinya jauh melampaui konsol lain di zamannya. Tapi di balik hype tersebut, ada fakta yang jarang diketahui: PS2 sempat masuk daftar barang yang dibatasi ekspornya oleh pemerintah Jepang sendiri. Bukan karena alasan bisnis, melainkan karena isu keamanan negara.

Pada April 2000, Ministry of International Trade and Industry (MITI, sekarang METI) mewajibkan Sony untuk mengantongi izin khusus setiap kali ingin mengirim PS2 ke luar negeri. Aturan ini berlaku karena PS2 dianggap masuk kategori barang berteknologi tinggi yang tunduk pada regulasi ekspor strategis Jepang, sama seperti alat elektronik canggih lainnya yang berpotensi disalahgunakan.

Alasan di baliknya cukup mengejutkan. Otak dari PS2, chip Emotion Engine, mampu memproses sekitar 6,2 miliar operasi floating-point per detik alias 6,2 GFLOPS, setara performa workstation kelas menengah pada masanya. Pemerintah Jepang khawatir kemampuan pemrosesan grafis dan vektor pada Emotion Engine bisa dimanfaatkan untuk sistem panduan rudal, terutama untuk teknologi terrain-following navigation yang butuh pemrosesan citra tiga dimensi secara real-time. Sederhananya, chip yang dirancang untuk membuat game terlihat realistis ternyata punya "otot" yang mirip dengan yang dibutuhkan sistem senjata pintar.

Kekhawatiran ini makin menjadi setelah kabar bahwa sekitar 4.000 unit PS2 masuk ke Irak pada akhir tahun 2000. Muncul spekulasi bahwa unit-unit tersebut akan dirangkai menjadi semacam superkomputer murah untuk membantu sistem navigasi rudal. Skandal ini bahkan disebut media internasional, termasuk Variety yang menjuluki PS2 sebagai "mesin perang" Sony. Meski begitu, hingga kini tidak pernah ada bukti kuat bahwa PS2 benar-benar dipakai untuk kebutuhan militer semacam itu, dan banyak sejarawan teknologi menyebutnya sebagai contoh klasik techno-panic alias kepanikan berlebihan terhadap teknologi baru.

Seiring waktu, kekhawatiran ini mereda. Teknologi setara Emotion Engine akhirnya jadi hal biasa di berbagai perangkat elektronik konsumen, sehingga pembatasan ekspor PS2 pun perlahan dilonggarkan. Sony tetap melanjutkan distribusi global PS2 yang pada akhirnya menjadi konsol terlaris sepanjang masa dengan lebih dari 155 juta unit terjual di seluruh dunia.

Cerita ini jadi bukti betapa PS2 memang konsol yang luar biasa di zamannya, sampai-sampai dianggap "terlalu canggih" oleh pemerintahnya sendiri. Buat kamu yang penasaran gimana rasanya main game-game legendaris di PS2 yang dulu sempat dianggap seserius itu, NaizPlay punya unit PS2 dan berbagai konsol lawas lain yang siap dipakai buat bernostalgia bareng teman atau keluarga. Yuk mampir ke NaizPlay dan rasakan sendiri sensasi bermain PS2 yang dulu bikin dunia geger, tanpa perlu ribet urus izin ekspor apa pun.

sumber :

https://www.theregister.com/2000/04/17/playstation_2_exports/

https://medium.com/pcmag-access/20-years-later-how-concerns-about-weaponized-consoles-almost-sunk-the-playstation-2-7550f0e9c8f3

https://variety.com/2000/biz/news/sony-s-war-machine-1117780674/

https://en.wikipedia.org/wiki/Emotion_Engine

Bagikan artikel ini:

โ† Kembali ke Blog